-DARURRAHMAH WITH LOVE TO PALESTINE-

Darurrahmah- Palestina, terkadang ketika mendengar nama negara itu terbesit dalam diri adalah negara yang sangat terdzolimi. Genosida, persekusi, dan komplik berkepanjangan menjadi hidangan berita setiap saat. Dentuman Bom, dan rentetan suara Shout Gun menjadi konsumsi sehari-hari. Asap Rudal di langit Palestina, puing-puing reruntuhan bangunan di atas buminya menjadi pemandangan bagi mereka (Rakyat Palestina). Dimalam hari mereka tidak bisa melihat bintang yang kalah terang dengan api ledakan.

Beda hal nya dengan kita (Indonesia), kita bisa makan dengan nyaman. Pemandangan laut dan pengunungan begitu indah dipandang. Langit Indonesia biru berawan dan malamnya penuh bintang. Apa yang terbesit dalam pikiran kita ketika nikmat itu hilang??, apakah kita sanggup sesabar dan seteguh Palestina saat ini?.

Jum'at,  12 Januari 2018. Guna mewujudkan solidaritas kita terhadap Palestina, kami membuka donasi untuk mewujudkannya. Acara yang dimotori oleh Bagian Bahasa Pondok Pesantren Darurrahmah (LEF) ini mendapat dukungan penuh dan antusias tinggi dari seluruh civitas akademik pondok. Mulai dari Seluruh santri, Wali santri, Asatidz/dzah, dan Keluarga pondok ikut mendonasikan sebagian hartanya. Selain donasi uang ada juga yang mendonasikan makanan dan pakaian.

Acara donasi dan sekaligus Tasji' Lugoh al-Arabiyyah (Motivasi Bahasa Arab) untuk santri ini dilaksanakan malam hari pukul 20:00 s/d 21:30. Diawali dengan pembukaan dari MC, kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua Staf LEF Ust. Aris Kusnadi Putra, SS. Tak lama kemudian Syeikh Amjad Khalifa memberikan penjelasan tentang Palestina dan Masjid Al-Aqsa dengan full menggunakan Bahasa Arab. Acara berjalan dengan sangat komunikatif dengan adanya saling tanya dan jawab.

Setelah Syeikh Amjad Khalifa memaparkan, dilanjutkan dengan ceremonial pemberian donasi dari Darurrahmah untuk Palestina. Diwakilkan oleh Ketua Staff LEF yang langsung diberikan kepada Syeikh yang langsung datang dari Palestina itu. Alhamdulillah, Aksi yang dilakukan dalam satu hari ini mendapatkan Donasi Sebesar Rp. 9.054.000, dan Pakaian (2 Bundel/Kardus).

Kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur yang telah ikut bergabung dalam solidarity day for Palestine ini. Sekecil apapun donasi yang diberikan, In Sya Allah akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan akan sangat bermanfaat untuk saudara-saudara kita di Palestina. Amiin Allahuma Amiin. Jazakumullah Khoiran Katsiran. -Wardah-

Rihlah (Tour), Family Gathering Boarding School Darurrahmah at Anyer Beach - Banten

Banten- Seluruh Dewan guru dan pegawai pondok pesantren Darurrahmah paska ujian semester satu mengadakan family gathering ke pantai Anyer Banten.  Dibawah komando Komandan Regu (Danru) Ust, Basri Hasan, S.Pd.l, Beliau mengintruksikan seluruh warga pondok wajib mengikuti Rihlah (Tour) ini.

Alhamdulillah acara yang terlaksana pada hari Senin, 25 Desember 2017, Seluruh keluarga pondok baik dari dewan guru maupun pegawai mengikuti acara Family Gathering tersebut, "kita brangkat pukul 05.00 tidak ada yang telat" Intruksi dari sang Danru.

Keberangkatan ini menggunakan satu Bis besar dan semua minibus asatizd serta operasional pondok pun digunakan. Alhamdulillah, pada pukul 10.00 WIB kita sampai di TKP, Pantai Sirih Anyer Namanya. Setibanya di pantai kita mencari tempat untuk istirahat, pada pukul 11.00 beberapa diantara peserta mengganti pakaian dan kemudian berenang ke pantai.

Pada pukul 17.00 kita siap-siap bergegas meninggalkan Pantai Sirih Anyer - Banten.  Alhamdulillah dengan izin Allah SWT acara familiy gathering pondok pesantren darurrahmah lancar aman dan terkndali. Sekian laporan singkat dari Danru Ust. Basri Hasan, S. Pd. I. -Wardah-

Manasik Haji, Praktek Ibadah Amaliyah, dan Praktek Ubudiyah

Darurrahmah- Program Tahunan Staf Kurikulum Pondok Pesantren adalah manasik haji. Kegiatan ini biasanya dilakukan di semester 2. Namun,  di 2 tahun terakhir kegiatan ini dilakukan pada semester 1, kegiatan ini wajib untuk kelas 1, 2, dan 1 akselerasi.

Selain Manasik Haji, kegiatan yang dilaksanakan di bulan Muharam ada juga beberapa kegiatan didalamnya meliputi praktek Simulasi pemandian jenazah (Ibadah Amaliyah) dan shalat-shalat sunah (Praktek Ubudiyyah).  Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting untuk pengembangan santri. Di usia yang masih relatif muda mereka sudah diberikan ilmu-ilmu praktek ibadah amaliyah berhaji.

Tepat tannggal 1 Muharram 1439 H (Kamis, 21 September 2017) Hari ini santri berbondong-bondong pergi le lapangan hijau dengan menggunakan pakaian ihrom. Difasilitasi dengan miniatur Ka'bah dan berbagai miniatur-miniatur yang berkenaan dengan berhaji. Mereka melakukan seluruh kegiatan haji  sesuai dengan tata tertib.

Pada akhirnya kegiatan manasik haji ditutup dengan syukuran berdoa sehabis shalat magrib dimasjid semua santri dan dewan guru menghadiri doa penutup dalam kegiatan manasik haji. Dengan harapan seluruh dewan guru dan santri bisa berziarah ke Baitullah (Makkah Al Mukarramah). Aamiin Allahuma Aamiin. -Wardah-

Who is The Next Imam? (Tajdid Imamah)

Darurrahmah- Semester satu sudah dipenghujung, kelas 1-6 seperti biasa mereka mempersiapkan ujian semester yang akan dilaksanakan diakhir semester satu. Ada hal yang sedikit berbeda bagi siswa niha'i, banyaknya kegiatan kelas 6 salahsatunya adalah tajdid imamah.

Kegiatan ini sangat penting bagi siswa niha'i karena tajdid imamah mengukur seberapa dalam mereka menguasai ilmu keagamaan, seperti imam shalat, khutbah Jum'at, bacaan Al-Qur'an dll. Kegiatan akhir siswa nihai dinaungi oleh JMQH yang diketuai oleh Ust. Iwan Setiawan S.Pd.I, tajdid imamah dilakukan sehabis shalat isya.

Ujian ini dengan langkah-langkah yang telah ditentukan oleh panitia. Mereka (nihai) dites satu persatu oleh pembimbing kelompok tersebut. Adapun yang tidak bisa ketika dites atau diuji mereka yang gagal akan ada remedial atau pengulangan ujian.

Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari. Mulai dari Hari Senin-Kamis Tanggal 27-30 Nopember 2017. Seluruh siswa nihai wajib mengikuti kegiatan ini, karena sebagai barometer kesiapan mereka untuk menjadi imam masa depan. -Wardah-

AKSI BELA PALESTINA, 17.12

Jakarta: Aksi Bela Palestina 17.12 2017 di Monas Jakarta Pusat, yang dikomandoi oleh Majelis Ulama Indonesia ini telah dihadiri oleh berbahainormas-ormas Islam yang ada di Indonesia, bukan hanya itu berbagai lembaga Pondok Pesantren pun ikut andil dalam acara tersebut, salah satunya adalah Pondok Pesantren Darurrahmah-Bogor.

Kh. Tb. Badru Tamam, M.A selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darurramah meeajibkan dewan guru asatidz/ah bahkan ssntriwan/wati kelas 6 untuk dapat ikut menghadiri acara Aksi Bela Palestina itu. Berbeda dengan intruksi ayahanda pada Aksi Bela Al-qur'an 212 yang menyediakan berbagai armada mobil, pada Aksi Bela Palestina ini ayahanda mengajak asatidz khususnya untuk mengendarai sepeda Motor (kompoy). Adapun Asatidzah dan santriwati kelas 6 disediakan armada mobil untuk berangkt menuju Monas.
Tepat jam 02.30 Ayahanda beserta rombongan bergegas ke Monas untuk mengejar waktu shubuh berjama'ah di sekitar Monas, dan tepat pada pukul 04.00 rombongan telah sampai dan dapat mengikuti sholat berjama'ah.

Acara di monas dilanjutkan hingga pukul 11.15, Ayahanda beserta rombongan tetap mengikuti acara Aksi Bela Palestina ini hingga akhir acara, dengan mendegarkan berbagai orasi yang diaampaikan oleh para orator dalam acara tersebut. Ayahanda mengatakan sebwlum keberangkatan untuk mengikuti acara ini
"kita belum mampu membela palestina dengan pergi kesana, pun kita belum bisa mebantu dengan banyak harta, maka kita akan membantu palestina dengan mengikuti do'a bersama dan datang ke monas,maka dari itu sya mewajibkan dewan guru dan kelas 6 untuk mengikuti acara tersebut"

Alhamdulillah seluruh dewan guru dan santriwan/wati kelas 6 dapat mengikut Aksi Bela Palestina dengan tertib dan kembali ke Pondok Pesantren darurrahmah dengan selamat, dan kami adalah bagian dari saksi kumpulnya jutaan umat Islam Indonesia dalam membela Palestina. -Wardah-

KEJUJURAN DALAM UJIAN TULIS

Darurrahmah: Senin, 4 Desember 2017. Ujian Tulis santriwan/wati Pondok Pesantren Darurrahmah diadakan 1 hari setelah berakhirnya masa ujian Lisan, tidak seperti ujian Lisan yang dimana santri dibentuk mentalnya agar dapat menjawab setiap pertanyaan langsung dari penguji, akan tetapi dalm ujian tulis ini santri dibentuk mental kejujurannya dalam menjawab setiap pertanyaan yang dibuat oleh asatidz pengampu setiap materi pelajarannya.

Ada hal yang menarik di setiap ujian tulis Pondok Pesantren Darurramah, dimana santri duduk bukan dengan teman sekelasnya, akan tetaoi ada sistem acak kelas, jadi teman sebangku setiap kelas bukanlah teman sekelasnya melainkan beda kelas. Bukkan hanya itu, meja tempat para santri menjawab oal ujian pun diputar arahnya, agar laci m3ja berada di depan, ini semua untuk membangun mental kejujuran santri dalam menjawab soal ujian.

Ujian Tulis di Pondok Pesantren Darurrahmah pun dilakukan buukan di dalam ruangan kelas, akan tetapi diadakan di ruang terbuka. Hal ini dilakukan lagi-lagi menumbuhkan kejujuran santri dalam ujian, karena dengan ruangan terbuka meminimalisir contek mencontek di kalangan santri. Akan tetapi di ruangan terbuka yang cukup besar, panitia ujian tetap membagi ruangan ujian, jumlah ruangan pada tahun ini berjumlah hingga 15 ruangan, setiap ruangan dibatasi dengan meja pengawas ujian, disetiap ruangan yang terpisah hanya dengan meja pengawas diawasi oleh 2 orang ustadz/ah.

Ujian tulis dilaksanakan selama 11 hari dan ditutup dengan acara Tasyakuran dengan mendengarkan Nasehat dan Wejangan dari Bapak Pimpinan Pondok Pesantren darurrahmah serta Bapak Badan Wakaf Pondok Pesantren Darurrahmah, kemudian keesokan harinya para santri kelas 1-5 kembali ke rumah untuk liburan semester 1. -Wardah-

UJIAN LISAN MEMBENTUK KARAKTER PERCAYA DIRI SANTRI

Darurrahmah: Rabu, 29 Nopember 2017. Ujian Lisan merupakan kegiatan semesteran Pondok Pesantren Darurrahmah, dimana santri diuji mental dan pengetahuannya secara langsung dihadapan penguji. Bukan hal yang mudah untuk dapat menjawab setiap pertanyaan yang terlontar dari penguji, karena persiapan yang harus dipersiapkan pun harus benar-benar matang, karena banyaknya materi di setiap materi yang diujikan.

Ujian Lisan terbagi menjadi empat Materi,  dengan 1 materi tambahan yang baru berjalan selama 2 tahun ini, yaitu materi Tahfidzul Qur'an,  3 materi yang sudah dan tetap berjalan adalah Materi Bahasa Arab, Materi Bahasa Inggris, Materi Al-Qur'an.

Dalam setiap Materi yang diujjkan banyak sekali yang harus dipersiapkan untuk menghadapi penguji yang sudah siap d3ngan berbagai macam pertanyaan beraneka ragar sesuai materinya.

Dalam Materi Bahasa Arab saja santri perlu menpersiapkan matreri Mutholaah, Mahfudzot, Nahwu, Dhorof, Kosa Kata Bahasa Arab, Imla, Percakapan dalam Bahasa Arab, dsb. Begktu juga dengan 3 Materi lainnya. Maka dari itu para santri dibentuk mentalnya dalam menghadapi ujian Lisan, sehingga terbangun mental percaya diri dalam diri santri.

Ujian Lisan berjalan selama 4 hari, yang sebelumnya berjalan selama 6 hari, akan tetapi 2 tahun ini Ujian Lisan diadakan selama 4 hari berturut-turut tanpa ada jeda santri untuk persiapan materi selanjutnya, ini juga diadakan agar mental santri terbentuk dengan baik.

Dan dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah Ujian Lisan dapat berjalan dengan baik, meskipun ada saja kejadian-kejadian yang aneh ketika penguji menguji ujian Lisan, karena persiapan santri tersebut yang belum siap menghadapi Ujian. -Wardah-